Menyusul pelaksanaan perekaman KTP-el di Desa Simego pada 15 Agustus 2023 yang lalu, hari ini (4/9) Disdukcapil adakan kegiatan jemput bola perekaman KTP-el di Desa Gumelem dan Desa Songgodadi Kecamatan Petungkriyono.
Jauhnya jarak tempuh ke ibukota kecamatan maupun ibukota kabupaten, bukan halangan lagi bagi masyarakat karena Disdukcapil hadir melayani masyarakat di dua desa tersebut. Rencananya Disdukcapil masih akan adakan kegiatan jemput bola perekaman KTP-el di seluruh desa di wilayah Kecamatan Petungkriyono.
Alhamdulillah Kab. Pekalongan mendapatkan Juara 3 Arsiparis Teladan Kategori Terampil TK. Prov. Jateng , terima kasih Mbak telah menyumbangkan kemampuannya untuk Kabupaten Pekalongan, semoga bisa menambah motivasi untuk kita semua
Hari terakhir pelayanan adminduk di Pekan Raya Kajen 2023 banyak diminati warga yang mengajukan KK, cetak KTP, dan IKD, permohonan pindah datang serta konsultasi. Alhamdulillah berjalan lancar dapat tercetak semua meskipun terganggu sinyal yang putus nyambung.
Pengunjung stand Disdukcapil mengaku senang dengan adanya layanan adminduk di PRK ini karena bisa mengurus adminduk sambil menikmati hiburan live music dan kemeriahan penutupan PRK 2023.
Memasuki hari ke-3 pelayanan adminduk di Pekan Raya Kajen 2023, perekaman dan cetak KTP-el sepertinya yang paling banyak diminati pengunjung stand. Sekedar info ya Sobat Dukcapil, pada PRK 2023 kali ini membuka semua jenis pelayanan adminduk.
Skuy datang ke stand Disdukcapil... Sambil jelong-jelong, bisa urus dokumen. Manfaatkan kesempatan ini..
Disdukcapil hadir memberikan pelayanan masyarakat di Pekan Raya Kajen 2023 meliputi semua jenis pelayanan. Ayo Lhur... manfaatkan kesempatan ini, jangan lupa bawa persyaratannya. Gratis, mudah, cepat, praktis...
Kabar baik buat Shobat Dukcapil... Di arena Pekan Raya Kajen (PRK) 2023 ini Disdukcapil hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Lokasi stand nya berada di sebelah utara panggung hiburan, tepatnya di depan sarana olah raga panjat tebing.
Bedanya dengan PRK tahun lalu, kali ini Disdukcapil membuka semua jenis pelayanan dengan jam pelayanan mulai 16.00 - 21.00 WIB selama PRK berlangsung. Skuy ... ramaikan PRK dan datang ke stand Disdukcapil... jangan …
Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq mengajak warga yang sudah menikah sirri untuk mendaftarkan diri mengikuti sidang itsbat nikah agar pernikahannya diakui oleh negara dengan dicatatkan dalam buku nikah.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Pekalongan dalam acara Pelayanan Terpadu Sidang Itsbat Nikah Pencatatan Perkawinan dan Penerbitan Dokumen Kependudukan pada hari ini Jumat (18/8) di halaman kantor Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, dan berharap agar acara semacam ini dapat terselenggara setiap tahun khususnya untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Pekalongan dengan memberikan kebahagiaan kepada warganya.
Itsbat Nikah adalah pengesahan pernikahan seorang laki-laki dan seorang perempuan muslim yang pernikahannya telah dilaksanakan dan memenuhi syarat rukun perkawinan tetapi tidak dilakukan pencatatan di depan Pegawai Pencatat Nikah.
Acara yang terselenggara berkat kerja sama antara Disdukcapil, Pengadilan Agama Kajen, Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, dan Pemerintah Desa tersebut berhasil mengitsbatkan 71 pasangan yang sebelumnya telah menikah secara agama atau nikah sirri.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan Ajid Suryo Pratondo, S.STP, M.Si dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa dari 71 pasangan tersebut terdapat pasangan yang berusia tertua yaitu Saidi (84 tahun) dan Castiah (54 tahun) dari Desa Werdi. Sedangkan yang termuda yaitu pasangan Muhammad Sehabudin (24 tahun) dan Aninka Aprilia Agatha Wibowo (20 tahun) dari Desa Domiyang.
Lebih lanjut Ajid menegaskan bahwa tujuan diadakannya acara ini adalah memberikan perlindungan hukum kepada pasangan yang sebelumnya telah melakukan nikah secara agama, agar dapat diakui secara negara dan mendapatkan hak-hak kewarganegaraannya dalam akses pelayanan publik termasuk kepada anak yang dihasilkan dari pernikahan tersebut.
Setelah selesai mengikuti sidang itsbat nikah, masing-masing pasangan akan menerima dokumen berupa : putusan Pengadilan Agama, buku nikah, KK, KTP-el, dan akta kelahiran anak serta Kartu Identitas Anak (KIA) sekaligus secara gratis. Selain itu, setiap pasangan menerima bingkisan sembako dari Baznas yang diserahkan oleh Bupati Pekalongan.
Sementara itu Kepala Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Dr. Empud Mahfudzin, SH, MH yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa karena biaya sidang itsbat nikah semuanya ditanggung oleh Pemerintah Desa melalui Dana Desa. Apresiasi juga disampaikan kepada Bupati Pekalongan yang telah berhasil mengkolaborasikan tugas fungsi Disdukcapil, Pengadilan Agama dan Kementerian Agama dalam suatu kegiatan bersama untuk satu tujuan mulia.
Memenuhi harapan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang tinggal di daerah atas, Disdukcapil hari ini (15/8) hadir melakukan perekaman KTP-el di Desa Simego Kecamatan Petungkriyono.
Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara dengan ketinggian sekitar 2.400 mdpl ini dulu terkenal sebagai desa terpencil dengan medan yang sangat ekstrem. Namun kini kondisinya jauh berbeda, akses menuju Desa Simego mudah ditempuh dengan kondisi jalan yang mulus.
Namun karena jarak ke ibukota kecamatan mencapai kurang lebih 36 km cukup jauh bagi masyarakat nya untuk mengurus dokumen kependudukan terutama KTP-el. Disdukcapil hadir mendekatkan pelayanan dengan melakukan jemput bola, meskipun sempat terganggu sinyal yang sulit namun Tim Disdukcapil yang dipimpin oleh Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Moch. Anggoro, SH tersebut berhasil melakukan perekaman sebanyak 81 orang yang sebagian besar merupakan Wajib KTP-el Pemula.
Setelah nantinya KTP-el selesai tercetak, akan diserahkan ke pemohon secara gratis melalui pemerintah desa.
Selama 2 hari kemarin (9-10 Agustus 2023) Disdukcapil melakukan jemput bola perekaman KTP-el di Kecamatan Lebakbarang dengan sasaran para Wajib KTP-el Pemula. Semula tempat perekaman direncanakan di SMKN 1 Lebakbarang tapi sayangnya sinyal kurang kuat sehingga dialihkan di Aula Kecamatan.
Meskipun sempat terkendala listrik padam, tapi hasilnya lumayan bagus. Selama 2 hari tersebut dapat terekam sebanyak 112 orang terdiri Wajib KTP-el Lansia 2, ODGJ 1 dan Pemula 109 orang.